Pidato Soekarno yang paling mengguncang semangat anak muda adalah "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia." sang orator ini tidak hanya sekali dua kali membakar semangat juang anak muda saat itu untuk berani bangkit melawan penjajahan, penindasan, dan tindakan sewenang-wenang yang terjadi di banyk buku tentang soe…
Lahir dengan nama konsep Koesno Sosrodihardjo, putra dari Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai menjalani masa kecilnya sebagai anak sakit-sakitan. Oleh karena itu, keduanya memutuskan untuk mengubah nama sang anak dari "Koesno Sosrodiharjo" menjadi "Soekarno". Namun siapa yang mengira bahwa kunci kemerdekaan Indonesia beberapa tahun kemudian. Soekarno tumbuh menjadi pemuda yang ku…
Buku ini untuk mengenang kembali jiwa dan semangat Soekarno, Bapak Bangsa Indonesia yang telah menyatukan Indonesia tanpa darah dan senjata. Buku ini disusun secara mengalir dengan tulisan features, karya jurnalistik yang bernuansa mozaik tentang Bung Karno. Setiap tulisan dapat dinikmati secara mandiri tanpa terikat antara satu bab dengan bab yang lain.
Sosok Soekarno seakan seperti sumur tanpa dasar.Ditimba setiap hari, tapi tak pernah ada habisnya. Deksplorasi dari banyak sisi juga tak kunjung menciut. Soekarno justru membesar dari waktu kewaktu.Dengan slogan ingin bangsa indonesia tidak minder ,sejajar dengan bangsa-bangsa besar di dunia, Soekarno telah membangkitkan jiwa bangsa Indonesia sepanjang hayatnya
Tiga tokoh besar ini dipertemukan dalam satu panggung perjuangan untuk membela rakyat dan bangsa. Mereka adalah pejuang sejati yang bahu membahu membahu mempersatukan negeri demi kemerdekaan, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Buku ini menelusuri jejak-jejak perjuangan ketiga tokoh bangsa tersebut dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga kedaulatan bangsa.
Buku ini, saya anggap sebagai upaya mengungkap dimensi-dimensi sosial, pribadi, dan manusiawi seorang Sukarno. Karenanya, buku ini menjadi sangat membantu, bukan saja bagi generasi muda, tetapi juga generasi tua untuk lebih memahami sosok Sukarno secara utuh. Selain itu, Sdr. Roso Daras telah menyajikan secara tepat, ploting fakta sejarah yang tidak semata berdasar narasi urutan waktu, tetapi d…